Profil Skuad Wales Euro 2020

skuat wales euro 2020

Profil Skuad Wales Euro 2020 – Masih melalui fase babak kualifikasi dari ajang EURO 2020 nanti, Ryan Giggs sebagai pelatih timnas Wales telah resmi mengumumkan daftar skuatnya. Sebagian besar dari skuat yang dibawa mantan punggawa Manchester United ini didominasi oleh pemain-pemain muda dari berbagai liga top Eropa.

Profil Skuad Wales Euro 2020

Memasuki fase grup pada Juni 2020 nanti, skuat muda tim nasional Wales mulai berbenah. Pasukan yang dipimpin oleh Ryan Giggs ini masuk dalam grup A bersama tiga negara lainnya. Diantaranya ada Swiss, Turki dan Italia.

Laga ini akan berlangsung di Stadion Baki Olimpiya dan telah dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 13 Juni 2020 dan merupakan pertandingan pertama dari total tiga pertandingan fase grup.

Laga antara Swiss vs Wales ini juga sekaligus menjadi laga pembuka untuk event yang akan berlangsung mulai 12 Juni 2020 sampai dengan 12 Juli 2020 nanti. Di partai lain grup A Italia juga akan menghadapi Turki di stadion Olimpico sebagai laga pembuka event bergengsi ini.

Untuk partai final dari kompetisi Piala Euro 2020 ini nanti akan digelar di Stadion Wembley, Inggris. Sebagai informasi kompetisi bergengsi negara Eropa ini diikuti oleh 12 negara berbeda dan akan berlangsung di 12 kota yang berbeda pula. Total ada enam babak grup berbeda di event kali ini. dan untuk Euro tahun 2020 ini grup neraka ada di posisi grup F.

Dimana grup tersebut dihuni oleh tiga negara hebat seperti Jerman, Prancis, Portugal. Melihat hasil dari undian grup di event Euro 2020 kali ini, reaksi dari para pelatih pun beraneka ragam. Portugal sebagai juara bertahan tahun lalu mengaku merasa tertantang dengan kondisi ini. karena jika mereka bisa mengalahkan Jerman dan prancis peluang lolos babak selanjutnya akan semakin besar.

Goal Keeper

Kita mulai dulu daftar pemain yang dibawa Giggs mulai dari posisi paling belakang sekaligus kunci, yaitu penjaga gawang. Mengapa dikatakan pemain kunci, karena sehebat apapun benteng pertahanan sebuah tim jika mereka tidak memiliki penjaga gawang yang lincah sekaligus handal maka mereka sama saja rawan kebobolan.

Tidak tanggung-tanggung menghadapi kompetisi bergengsi Eropa di level timnas ini, Ryan Giggs membawa empat orang penjaga gawang terbaik mereka.

Empat orang tersebut adalah Wayne Hennessy (Crystal Palace), Adam Davies (Stoke City), Tom King (Newport County), serta Danny Ward (Leicester City). Keempat nama ini tiga diantaranya merupakan kiper muda andalan dari klub Liga Inggris. Kecuali Wayne Hennessy yang sudah lebih senior karena berusia 33 tahun. Meski begitu dalam lima laga terakhir di babak kualifikasi sebelumnya dia telah dipercaya menduduki posisi kiper selama empat laga.

Yang menjadi sorotan saat ini adalah Danny Ward dari klub Leicester City. Penjaga gawang berusia 26 tahun ini mampu tampil apik bersama timnya di liga Inggris. Dia juga berhasil membawa timnya menjadi kuda hitam di ajang liga Premier.

Padahal musim 2019 lalu mereka masih berjuang di kasta kedua Inggris, dan musim 2020 ini mereka mampu masuk menjadi tiga besar klasemen sementara. Kunci utama permainan mereka adalah Danny Ward yang mampu menyelesaikan beberapa Cleansheet dan menjadikan mereka menjadi salah satu tim paling sedikit kebobolan.

Pemain Bertahan

Untuk pemain bertahan, Ryan Giggs didominasi oleh pemain yang merumput di Liga Inggris. Ada nama Ben Davies (Tottenham Hotspur), Paul Dummet (Newcastle United) Chris Gunter (Reading FC), Tom Lockyer (Charlton Athletic), Regan Poole (Milton Keynes Dons), ashley Williams (Bristol City), Jamie Lawrence (St. Pauli FC), Chris Mepham (AFC Bournemouth), dan Neil Taylor (Aston Villa). Terakhir ada satu pemain dari Rb Leipzig yang dipinjamkan ke Chelsea, yaitu Ethan Ampadu.

Sederet nama diatas, dalam lima laga terakhir Ryan Giggs lebih sering menurunkan nama Ben Davies dari klub Tottenham Hotspur untuk mengisi posisi bek kiri. Sedangkan untuk bek kanan Connor Roberts dari Swansea City.

Sejatinya Roberts ini adalah pemain gelandang, namun juga mahir sebagai bek kanan. Untuk kombinasi bek tengah pelatih berusia 46 tahun ini sering menggabungkan duet antara Tom Lockyer, dan Chris Mepham.

Sektor Pemain Tengah

Untuk pemain tengah total ada sepuluh nama yang terdaftar menjadi skuat dari tim nasional Wales. Mereka adalah Joe Allen (Stoke City), Thomas Lawrence (Derby County), Joseff Morell (Lincoln City), Connor Roberts (Swansea City), Will Vaulks (Cardiff City), Daniel James (Manchester United), Dylan Levitt (Manchester United U-23), Aoron Ramsey (Juventus), Mattew Smith (Queens Park Rangers), Harry Wilson (AFC Bournemouth).

Untuk Harry Wilson dia bisa dipasangkan di posisi penyerang, namun lebih nyaman untuk bermain sebagai gelandang. Untuk formasi gelandang bertahan, Giggs sering memasangkan kombinasi dari tiga pemain yaitu Joe Allen, Joseff Morell, serta Ethan Ampadu.

Sedangkan untuk gelandang tengah atau playmaker ada nama Aoron Ramsey, Harry Wilson, dan Ashley Williams dari Bristol City. Yang unik adalah Ashley Williams, dia merupakan seorang defender. Namun saat berperan sebagai gelandang menggantikan Ramsey yang cedera, dia mampu mengatasinya dan bermain baik.

Untuk bermain di posisi sayap kiri, selalu mengandalkan nama Daniel James dalam lima laga terakhir mereka sebagai tim nasional. Sedangkan sayap kanan sebenarnya milik Gareth Bale dari Real Madrid. Namun cedera yang sedang dialaminya memungkinkan Giggs memberikan posisi tersebut kepada Harry Wilson.

Barisan Penyerang

Nah posisi yang paling dinanti dan ditunggu-tunggu adalah penyerang. Pemain ini adalah ujung tombak dari sebuah tim. Dan dalam sebuah tim sepakbola, pemain penyerang selalu menjadi sorotan utama, bahkan acap kali menjadi barometer penampilan sebuah tim.

Jika penyerang tajam dan subur dalam menghasilkan gol maka tim tersebut bisa dikatakan baik. Namun jika penyerang mlempem maka produktifitas klub berkurang, dan mereka bisa dicap bermain buruk.

Dari banyak nama total ada lima pemain yang sudah dipilih Ryan Giggs untuk mengisi posisi ujung tombak pasukannya. Mereka  adalah Kieffer Moore (Wigan Athletic), Samuel Vokes (Stoke City), Rabbi Matondo (Schalke 04), Tyler Roberts (Leeds United), dan Gareth Bale (Real Madrid).

Meski Gareth Bale sebagai penyerang, namun saat Giggs memakai formasi dengan satu penyerang di ujung depan, Bale selalu ditarik agak ke belakang sedikit sebagai sayap serang atau bahkan penyerang kedua. Pemain milik Real Madrid ini lebih sering bermain dengan menyisir pinggir lapangan sebelum melepaskan tembakan.

Dan dalam lima laga terakhir mereka saat menjalani fase kualifikasi, nama Kieffer Moore selalu menjadi starting eleven untuk timnas Wales. Di babak kualifikasi Piala Euro musim 2020, penyerang 27 tahun ini sudah menyumbangkan 2 gol dari lima kali bertanding dengan tim nasional Wales. Namun untuk musim ini dia sudah menyumbangkan total 5 gol dan 4 assist dari 30 laga.