Profil Skuad Finlandia Euro 2020

skuat finlandia euro 2020

Profil Skuad Finlandia Euro 2020 – Salah satu negara yang akan ikut serta dalam turnamen empat tahunan, Euro 2020 adalah Finlandia. Kesebelasan tim nasional ini berada di bawah naungan Football Association of Finland, atau dalam bahasa Finlandia dikenal dengan nama, Suomen Palloliitto (SPL). Timnas Finlandia biasa memainkan laga kandangnya di Helsinki Olympic Stadium yang berkapasitas 42 ribu penonton dan terletak di ibukota Finlandia, Helsinki.

Sepanjang sejarah, Finlandia tak pernah lolos ke putaran final turnamen-turnamen besar. Ajang Euro 2020 nanti akan menjadi kali pertama tim ini lolos ke turnamen resmi. Finlandia menjadi tim ke-2 di daerah Nordik setelah Kepulauan Faroe yang tak pernah lolos ke putaran final Piala Dunia.

Profil Timnas Finlandia di Euro 2020

Finlandia telah memastikan dirinya lolos ke putaran final Piala Eropa 2020. Di babak grup ajang ini, mereka akan tergabung dalam Grup B. Grup B sendiri diisi oleh tim-tim yang memang sudah berpengalaman di kompetisi antarnegara. Finlandia menjadi tim yang tidak diunggulkan dibanding tim-tim lain, yakni Belgia, Denmark dan Rusia.

Sebelum sampai ke putaran final Finlandia telah melalui perjalanan berat di Grup J babak kualifikasi Piala Eropa. Di grup ini, mereka harus melawan tiga tim favorit seperti Bosnia Herzegovina, Yunani dan Italia. Selain tiga negara tersebut, Finlandia juga harus menghadapi dua negara underdog lain, yakni Armenia dan Liechtenstein.

Sebagai langkah awal, Finlandia harus takluk dengan skor 2-0 ketika berhadapan dengan Italia di markas Gli Azzuri. Akan tetapi, The Eagle-Owls beruntung karena mereka sukses memetik kemenangan dalam tiga pertandingan berikutnya. Finlandia menang atas Armenia, Bosnia Herzegovina dan Liechtenstein dengan skor identik, 2-0.

Timnas Finlandia kemudian kembali menang saat menghadapi Yunani di pertandingan ke-5 Grup J. Sempat kalah lagi dari Italia, Finlandia kemudian dihajar Bosnia Herzegovina dengan kekalahan 4-1 di pertandingan berikutnya. Armenia dan Liechtenstein kemudian berhasil dijinakkan lagi oleh skuad Markku Kanerva, masing-masing dengan skor 3-0.

Sayangnya, Finlandia mengakhiri perjalanan mereka di Grup J bukan dengan kemenangan, melainkan dengan kekalahan. Bertarung di Athena, Finlandia yang sempat unggul lebih dulu harus takluk oleh kekuatan tuan rumah, Yunani. Namun, Finlandia tetap finish di urutan ke-2 Grup J, berada di atas Yunani dengan koleksi 18 poin.

Penjaga Gawang

Guna menghadapi ajang sekelas Euro 2020, arsitek timnas Finlandia, Markku Kanerva tak ingin main-main. Terbukti, ia memilih beberapa nama yang sudah berpengalaman untuk mengawal gawang pasukannya. Ada tiga penjaga gawang yang akan dibawa Finlandia. Dua dari tiga pemain tersebut adalah pemain yang berusia di atas 20 tahun.

Kiper Bayer Leverkusen, Lukáš Hrádecký tentu selalu menjadi langganan untuk mengisi pos penjaga gawang. Selain Hrádecký, ada juga kiper tim kasta ke-3 Inggris, Bristol Rovers, Anssi Jaakkola. Tak hanya dua kiper tersebut, Kanerva juga telah memanggil kiper Brescia, Jesse Joronen untuk jadi pelengkap sektor penjaga gawang The Eagle-Owls.

Nama Lukáš Hrádecký akan jadi yang paling disorot dari ketiga kiper tersebut. Selain menjadi andalan Finlandia, ia juga kerap menjadi andalan Bayer Leverkusen di musim ini. Hrádecký punya torehan enam kali clean sheet di ajang Bundesliga. Sementara bersama Finlandia, Hrádecký telah tampil sebanyak 58 kali, terhitung sejak debutnya pada Mei 2010.

Barisan Pemain Bertahan

Sektor penjaga gawang memang penting. Namun, penjaga gawang akan tetap kesulitan mengamankan gawang apabila para pemain bertahan tim tersebut lemah. Untuk itu, Markku Kanerva telah mempersiapkan sembilan defender terbaiknya. Kesembilan pemain tersebut terdiri dari enam bek tengah dan tiga bek kiri maupun bek kanan.

Posisi bek tengah akan diisi Paulus Arajuuri (Pafos), Thomas Lam (Zwolle), Daniel O’Shaughnessy (Helsinki), Joona Toivio (Häcken). Di posisi bek sayap ada Väisänen bersaudara, yakni Leo Väisänen (Elfsborg) dan Sauli Väisänen (Chievo Verona). Ada juga nama-nama lain seperti Albin Granlund (Örebro), Juha Pirinen (Tromsø) dan Jukka Raitala (Montreal Impact).

Pada sektor ini, pemain Pafos, Paulus Arajuuri dan defender Häcken, Joona Toivio adalah dua pemain yang paling senior. Dua pemain tersebut kini telah berusia 31 tahun. Menjadi pemain yang paling senior, Arajuuri dan Toivio juga merupakan pemain andalan Finlandia. Arajuuri tercatat telah tampil 39 kali, sedangkan Toivio sudah bermain 59 kali.

Pemain Tengah

Salah satu faktor kekuatan tim sepakbola lainnya adalah sektor pemain tengah atau barisan midfielder. Peran pemain tengah dalam sebuah tim sangatlah penting untuk membantu penyerangan maupun pertahanan. Karenanya, manajer Markku Kanerva telah siapkan tujuh nama yang akan memperkuat sektor tengah timnya di ajang Euro 2020 nanti.

Dua dari tujuh midfielder tersebut menempati sektor gelandang serang. Keduanya adalah Fredrik Jensen (Augsburg) dan  Robert Taylor (Brann). Ada juga pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah dan gelandang bertahan. Pemain-pemain tersebut adalah Joni Kauko (Esbjerg), Robin Lod (Minnesota United) Rasmus Schüller (Helsinki), Tim Sparv (Midtjyland) dan Glen Kamara (Rangers).

Pemain yang kerap menjadi andalan di sektor ini adalah pemain Rangers Glen Kamara dan playmaker Minnesota United, Robin Lod. Meski masih berusia muda, kedua pemain ini tercatat sudah sering tampil bersama Finlandia. Kamara biasa ditempatkan di tengah, sedangkan Robin Lod biasa diplot sebagai gelandang sayap kanan.

Para Penyerang

Tugas seorang midfielder adalah untuk melayani para penyerang dan tugas seorang penyerang adalah untuk ciptakan gol sebanyak-banyaknya bagi tim. Tajamnya lini depan bahkan dapat menjadi penentu kesuksesan sebuah tim. Untuk itu, sekitar enam pemain telah disiapkan Markku Kanerva untuk menempati pos ini.

Semua penyerang yang akan dibawa ke kompetisi Euro 2020 adalah pemain yang berusia di bawah 30 tahun. Para penyerang Finlandia antara lain, Rasmus Karjalainen (Fortuna Sittard), Joel Pohjanpalo (Hamburger), Simon Skrabb (Brescia) dan Pyry Soiri (Esbjerg). Selain itu, ada juga duo penyerang yang biasa dipakai Kanerva, yakni Teemu Pukki (Norwich City) dan Jasse Tuominen (Häcken).

Penyerang Norwich City, Teemu Pukki akan menjadi pemain yang paling banyak mendapat perhatian. Pasalnya, saat ini, Pukki adalah top skorer sementara tim dengan koleksi 20 golnya. Pukki juga berada di urutan ke-4 dalam daftar pencetak gol terbanyak di ajang kualifikasi Piala Eropa.

Formasi dan Gaya Bermain Timnas Finlandia

Mengenai kemungkinan formasi yang akan dipakai Finlandia, sang manajer Markku Kanerva seringkali menerapkan skema yang sama dalam setiap pertandingan. Di babak kualifikasi Euro 2020, Kanerva gemar menerapkan skema 4-4-2 ataupun 4-4-1-1. Dalam formasi 4-4-1-1, seorang penyerang akan ditempatkan di belakang penyerang lain, sedang dalam 4-4-2, dua penyerang akan dipasang berdampingan.

Gaya bermain yang kerap diperagakan oleh Finlandia asuhan Kanerva adalah gaya serangan balik cepat. Permainan semacam ini berfokus pada kecepatan para pemain sayap. Oleh karena itu, Kanerva kerap memasang para pemain berkecepatan tinggi seperti Lod dan Raitala. Dengan memanfaatkan permainan seperti ini, Finlandia dapat mencetak banyak gol apabila lini belakang lawan lengah dan melakukan kesalahan.

Sebagai juru gedor utama, Kanerva kerap memasang Teemu Pukki. Sebagai teman duet Pukki, manajer 55 tahun ini secara bergantian memasang nama-nama penyerang lain. Namun, duet Pukki dan Jasse Tuominen adalah duet yang paling sering ditampilkan. Meski masih berusia 24 tahun, Jasse Tuominen telah tampil cukup baik dengan torehan satu gol dari empat penampilannya bersama Finlandia.